Popular Posts
-
Ada hal diluar dugaan Sebelumnya kubayangkan Akan terhalang sesuatu Antara ruang dan waktu Apakah ini suatu pertanda? Bahwa ruang dan waktu ...
-
Kita boleh saja jadi diri sendiri, namun bukan berarti mesti melukai hati orang lain, dari sudut pandang dan pendapat yang lain. Jadilah m...
-
Tanpa kau sadari Kau ajariku cinta Kau ajariku mencinta Meski jiwa raga tak menyatu Meski tiada suatu ikatan Namun bayangmu selalu ada Sungg...
-
Rumus hidup sudah benar adanya Hal terindah bagaimana sikap dan cara menyikapinya Dengan suka, lebih bersyukur dalam menyikapinya Dengan duk...
-
Kucari ke segala ruang dan arah Hingga kumenemukan hal yang ditempuh Namun kenapa berlabuh dan menepi di arah lain?! Wahai, Pemilik Jiwaku.....
-
Ada sebuah nama melantunkan syair-syair indah Syair-syairnya bernadakan semangat juang indah Seakan dirinya mempunyai kepribadian indah Sert...
-
Ya Allah, kubermunajat hanyalah Kepada-Mu Kusandarkan segala isi hati Kepada-Mu Kusabarkan doa dan upaya Kepada-Mu Kuturuti apa yang kan jad...
-
Yaa Rabb... Waktu kan terus berlalu Mungkin, menua tiada menentu Diam bukan tak tahu Diam karena tahu dirimu satu Tiada p...
-
........................................... Ayahku bernama Imam Hilali lahir pada hari jumat 4 April 1939, beliau sosok seorang sederhana, i...
-
Mungkin ku salah Memilih hati Mungkin ku benar Memilih hati Hatiku terpilih Karena ku cinta Bila logika terpilih Pasti ku tak cinta Ku rangk...
Blogger templates
Blogger news
Blogroll
About
Blog Archive
-
▼
2010
(71)
-
▼
Maret
(13)
- SEKEPING DOA INDAH
- INDAHNYA SANG SURYA
- Cepot: Dewala, kamu paling suka kisah...
- LANGIT BIRU NAN INDAH
- TERSIMPAN INDAH
- Muhammadiyah didirikan di Kampung Kauman Yogyakart...
- Kyai Haji Ahmad Dahlan Muhammad Darwisy (Nama Keci...
- Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2005-2010Penaseh...
- ...
- ARUS SENYUM KEINDAHAN
- ...
-
▼
Maret
(13)
Mengenai Saya
Pengikut
Selain gedung-gedung yang telah ditampilkan sebelumnya, Bandung masih mempunyai banyak bangunan dan gedung tua bergaya arsitektur indah. Peninggalan tempo doeloe itu merupakan bagian dari sejarah Kota Bandung, yang pada zaman doeloemerupakan gedung perkantoran atau perumahan karya para arsitek ternama dari era tersebut. Menyaksikan demikian banyaknya bangunan dan gedung tua bergaya arsitektur menarik, bahkan sebagian di antaranya terbilang unik, maka sangatlah pantas bila Kota Bandung dianggap sebagai museum arsitektur klasik, Kota ini secara umu dapat dikembangkan menjadi kota tujuan wisata budaya, khususnya lagi kota wisata arsitektur klasik. Dua syarat utama untuk mewujudkan impian ialah; |
Bangunan Indah di kota Bandung diantaranya adalah :
- Kantor Pos Besar
- Gedung Asuransi Jiwasraya
- Gedung Bank Exim / Bank Mandiri
- Gedung PLN
- Gedung Merdeka
- Graha Swarha
- Gedung Balai Kota
- Observatorium Boscha
- Toko Buku Van Dorp
- Paleis van Leger Commandant
- Museum Mandala Wangsit Siliwangi
- Gedung Biofarma
- Gedung Handel Mij .Groot & Scholtz
- Departement van Oorlog
- Geologisch Laboratorium
- Gedung Drie Kleur
- Gedung Drie Locomotif
- de Indische Pensionfondsen
- Rumah Residen Priangan
- Rumah tinggal di Jl. Pager gunung.
- Toko De Vries
- Biara Zuster Ursulinen.
Kota Bandung terletak di Provinsi Jawa Barat pada koordinat 6 s/d 7 derajat LS dan 107-108 derajat Bujur Timur . Letaknya di sebuah dataran tinggi yang dikelilingi dengan pegunungan dan perbukitan yang berketinggian rata-rata 1200 m dari permukaan laut.
Dataran tinggi Bandung semula merupakan Kaldera Gunung Purba Sunda yang kemudian menjadi Danau Purba Bandung. Kota Bandung berdiri di atas ketinggian 625 - 775 m dpl. Bagian selatan kota terletak di tepi dataran tinggi dan bagian utaranya membentang di lereng perbukitan.
Tanggal 25 September 1810 merupakan waktu terealisasinya perintah Gubernur Jendral Hindia Belanda H.W. Daendels kepada Bupati Tata Ukur (Nama Bandung dahulu) R.A. Wiranata Koesoma II (1794-1829) untuk memindahkan ibu kota Kabupaten Tata Ukur dari Krapyak (Baleendah kabupaten Bandung sekarang) ke arah utara sejauh 11 km, ke tepi Grote Postweg (Jalan Raya Pos) yaitu di dekat perpotongan Grote Postweg dan Sungai Cikapundung.
Bupati R.A. Wiranatakoesoemah II langsung memimpin rakyat Tatar Ukur (bandung baheula) dalam pelaksanaan pembangunan kota, sehingga dia dikenal dengan julukan Dalem Kaum, yaitu tokoh pendiri Kota Bandung. Ibu Kota Kabupaten yang baru ini diberi nama Bandong. Kemudian, berdasarkan sebuah bisluit pemerintah Hindia Belanda tanggal 25 September 1810, Kota Bandong dinyatakan sebagai ibu kota Kabupaten Bandung, sehingga hari jadi kota Bandung dirayakan pada setiap tanggal 25 september.
Pembangunan fisik Kota Bandung pada masa pemerintahan Bupati R.A. Wiranatakoesomah II (1794-1829) dikenal dengan julukan Dalem Karanganyar masih dalam bentuk yang masih sederhana. Kemajuan pembangunan kota mulai lebih terlihat pada masa pemerintahan R.A. Wiranatakoesomah IV (1846-1874) dikenal dengan julukan Dalem Bintang.
Perubahan besar wajah kota Bandung terjadi pada masa bupati R.A.A. Martanegara (1893-1918). Rumah-rumah beratap rumbia mulai diganti dengan atap genting, dan kota Bandung berkembang sangat cepat,beliau pun dijuluki sebagai bapak pembangunan kota Bandung.
Terdapat 2 perkiraan asal mulanya penamaan kota bandung.
Pertama adalah dari kata "bandung" yang dalam bahasa sunda artinya membendung sebuah aliran air. Pembendungan sungai Citarum memang terjadi akibat letusan Gunung Tangkuban Parahu, alirah lahar gunung itu menyumbat sungai Citarum sehingga membentuk telaga yang luas.
Kedua, dari kata "ngabandungan" yang artinya berhadapan atau berdampingan, Talaga Purba Bandung bila dilihat dari Gunung Tangkubang Parahu akan seperti 2 danau yang berhadapan karena adanya penyempitan tepi danau di daerah Cimahi Selatan.

0 komentar:
Posting Komentar