Popular Posts
-
Ada hal diluar dugaan Sebelumnya kubayangkan Akan terhalang sesuatu Antara ruang dan waktu Apakah ini suatu pertanda? Bahwa ruang dan waktu ...
-
Kita boleh saja jadi diri sendiri, namun bukan berarti mesti melukai hati orang lain, dari sudut pandang dan pendapat yang lain. Jadilah m...
-
Manusia tiada yang sempurna Pasti tidak ada yang hendak Menyerupai-Nya Sebab itulah manusia ditugaskan berperan sesuai manusia y...
-
Tanpa kau sadari Kau ajariku cinta Kau ajariku mencinta Meski jiwa raga tak menyatu Meski tiada suatu ikatan Namun bayangmu selalu ada Sungg...
-
Rumus hidup sudah benar adanya Hal terindah bagaimana sikap dan cara menyikapinya Dengan suka, lebih bersyukur dalam menyikapinya Dengan duk...
-
Seorang pemuda jujur bekerja sebagai karyawan biasa, lalu pemuda itu melakukan kesalahan ia mengambil uang rekan kerjanya. Saat itu re...
-
"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu" Allah Ta'ala menyuruh hamba-Nya, terhadap apa yang mereka dambakan dari kebai...
-
Segenggam harapan Kepalan dalam tangan Bertahan dalam nyanyian Nyaris tak terdengar Menutup segala ruang Memendung segala celah Membungkam a...
-
Kucari ke segala ruang dan arah Hingga kumenemukan hal yang ditempuh Namun kenapa berlabuh dan menepi di arah lain?! Wahai, Pemilik Jiwaku.....
-
Ada sebuah nama melantunkan syair-syair indah Syair-syairnya bernadakan semangat juang indah Seakan dirinya mempunyai kepribadian indah Sert...
Blogger templates
Blogger news
Blogroll
About
Blog Archive
-
▼
2010
(71)
-
▼
Maret
(13)
- SEKEPING DOA INDAH
- INDAHNYA SANG SURYA
- Cepot: Dewala, kamu paling suka kisah...
- LANGIT BIRU NAN INDAH
- TERSIMPAN INDAH
- Muhammadiyah didirikan di Kampung Kauman Yogyakart...
- Kyai Haji Ahmad Dahlan Muhammad Darwisy (Nama Keci...
- Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2005-2010Penaseh...
- ...
- ARUS SENYUM KEINDAHAN
- ...
-
▼
Maret
(13)
Mengenai Saya
Pengikut

Indahnya sang surya...
Terkadang menghangatkan
Terkadang menyejukan
Terkadang panas membara
berjuang seorang diri
berjuang setulus hati
Sesekali berubah pesat
Ambisi, arogan dan semangat
Terkesan bak melaknat
Tapi dibalik itu semua
Tersimpan sejuta makna
Tersimpan penuh kasih
Tersimpan penuh sayang
Tersimpan penuh harapan
Terkadang merona kasar
Tapi hati selembut embun
Yang merangkul kabut
Dalam balutan lembut
Indahnya sang surya...
Tulus dalam pancaran
Mampu memberi keikhlasan
Mampu memberi kesabaran
Mampu memberi cahaya
Tiada harap meminta
Tiada harap memaksa
Tulus dalam senyuman
Indahnya sang surya...
Menyuburkan tumbuhan
Menghangatkan nuansa pagi
Menghangatkan jiwa dan raga
Mengalahkan kegelapan
Memberi cahaya kehidupan
Indahnya sang surya...
Terkadang merasa gundah
Bila mega mendung menjelang
Terik cahayanya terhalang
Menutupi segala ruang
Ketika terasa gundah
Bersedih hati dalam diri
Sinarnya tak mampu lagi
Menyinari sang bumi
Sang surya sabar menanti
Hingga sang mega menepi
Dan iklim pun cerah kembali
DAMAI ITU INDAH
Kita boleh saja jadi diri sendiri, namun bukan berarti mesti melukai hati orang lain, dari sudut pandang dan pendapat yang lain. Jadilah matahari, yang memberikan seberkas cahaya terhadap bumi penuh tulus, ikhlas tanpa balas jasa dan tiada paksa. Ketika ada perbedaan, apakah perlu diperdebatkan? Sedangkan perselisihan itu tidak baik untuk ketentraman dan kedamaian. Apakah perlu kita berteriak bahwa kitalah yang paling benar dalam suatu pandangan? Sedangkan kita tahu bahwa benar itu datangnya dari Allah Ta’ala, bukannya dari Makhluk-Nya. Dan kita kembalikan pada niat… Terkadang tidak sesederhana itu, ketika kita mersa benar, kita berpikir, “Hal ini bukan masalah niat, akan tetapi masalah aturan.” Yang jadi pertanyaan, aturan yang mana. Aturan Allah-kah? Aturan Rasul-kah? Atau aturan kita sendiri (menyesuaikan kehendak hati yang datangnya dari hawa nafsu untuk memenangkan sebuah pendapat tersebut)? Jikalau memahami suatu kebijakan dan kebajikan, maka tutur bahasa yang baik adalah, “Masing-masing”... Namun ketika ada kesesatan dan kesalahan dalam cara pandang dan menafsirkan sesuatu (tidak sesuai dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits). Maka hendaklah wajib meluruskannya, namun bukan berarti menghalalkan segala cara. Karena islam hadir penuh cinta dan kasih sayang bagi semesta alam…

0 komentar:
Posting Komentar