Popular Posts

Blogger templates

Blogger news

Blogroll

About

Mengenai Saya

Foto saya
Bijaksana, baik hati, sederhana, dan terkadang humoris

Pengikut

Minggu, 18 Maret 2012







Rumus hidup sudah benar adanya
Hal terindah bagaimana sikap dan cara menyikapinya
Dengan suka, lebih bersyukur dalam menyikapinya
Dengan duka, lebih bersabar dalam menyikapinya
Suka maupun duka, keduanya Anugerah Terindah-Nya


Jika suatu hari
Aku pergi dan menghilang
Rindukan aku, dalam semua kebaikanku
Lupakan aku, dalam semua keburukanku
Doakan aku, selalu dalam Lindungan-Nya


Jika suatu hari aku meninggal
Doakan aku, disetiap sujud Kepada-Nya
Jika ada suatu kesalahan
Mohon dimaafkan semua kesalahanku itu


Hanya melukis keindahan
Tiada terbesit sedikitpun dalam hati rasa benci
Kasih sayang ini selalu tumbuh subur
Terserah, hendak melukis keindahan atau keburukan?
Aku takkan memaksa kehendak
Allah Maha Tahu yang pantas bagi Hamba-Nya
Namun satu hal yang pasti
Segala ucapan dan perbuatan ada pertanggungjawabannya
Dihadapan Allah dan manusia


Hanya ikhlas yang melekat indah dalam diri
Tiada suatupun yang tercampur
Murni di lubuk hati yang paling dalam
Dan waktu itu...
Waktu yang paling indah
Dimana segala sesuatu yang diharapkan ada di sana
Sebuah taman yang indah...
Dimana segala sesuatunya akan kembali
Di sesuatu tempat yang abadi
Surgalah tempat kembali dan sebaik-baiknya tempat...
Aamiin








^___^
Jumat, 02 Maret 2012





Saat embun menetes di pagi hari, kau terdiam
Saat embun tak ada di senja hari, kau tak simpati
Saat embun kalah, kau tetap mengabaikan
Dan di saat embun bertanya, kau pun tak pernah menjawabnya
Sebenarnya apa yang kau harapkan...?



Kita terbangun di pagi hari dengan air mata
Bukan menangis karena derita
Bukan pula menangis karena keadaan
Tapi rasa syukur kita, karena Allah telah Menyadarkan



Kita terbangun di malam hari, dengan penuh doa
Bukan berdoa karena rindu berjumpa
Bukan pula berdoa karena tak berdaya
Tapi, berdoa agar Allah Merestui Cinta kita



Di saat-saat kita kalah, Allah Memberi kekuatan
Allah tak Membiarkan kita tak berdaya
Allah Beri sejuta Hidayah pada kita
Karena kita, benar-benar dalam Lindungan Cinta Terindah-Nya








^___^
Minggu, 29 Januari 2012







Saat ini teringat seseorang
Seorang sahabat pena
Ia seorang perempuan berinisial "L"
Dia cukup muda dan belia
Namun ia mampu menerka
Apa yang aku sampaikan
Dia benar-benar indah
Dia satu-satunya wanita luar biasa yang kukenal
Dia mampu menguasai keindahanku
Dia lembut dan tutur bahasa yang baik, sopan dan santun
Disetiap tulisannya menjiwai, penuh perasaan dan penghayatan
Dan ia pun penuh wawasan dalam keterbatasan usianya yang belia



Selama mengenalnya...
Aku belum pernah bertemu dengannya
Bahkan niat saling untuk bertemupun tiada
Ia gadis yang baik dan kental akan agama
Ia gadis sederhana, bersahaja dan apa adanya
Aku suka akan karya tulisannya
Meskipun aku tak pernah utarakan padanya
Bahwa aku menyukai karyanya yang penuh makna



Yang aku tahu dia mengharapkan...
Menjadi seorang penulis
Dia punya bakat dalam hal itu
Aku yakin kalau dia kan jadi sesuatu
Semoga impiannya terwujud sesuai dengan harapannya...
Aamiin...
Meskipun aku tahu
Sekarang entah di mana keberadaan dan keadaannya
Karena kami sudah cukup lama tak ada kabar saling berbagi lagi...
Semoga dia selalu dalam keadaan baik-baik saja
Selalu istiqamah dan selalu dalam Lindungan-Nya...
Aamiin...

"Terima kasih ukhti, kau kenangan dan kisah terindahku..."

"Yaa Rabb... Jika ada suatu khilaf dan salah diri ini terhadapnya
Mohon ampun, maaf lahir dan bathin..."








^___^
Kamis, 26 Januari 2012




Hidup adalah pilihan, dan pilihan terindah adalah jadi diri sendiri. Terkadang dalam suatu pilihan ada rasa bimbang bahkan membingungkan, hal itu karena pengaruh keplinplanan, gamang bahkan galau sekalipun dalam suatu pilihan, yang terkadang hal itu tidak disadari oleh diri sendiri. Jika hal tersebut dibiasakan dalam suatu pilihan dan berani menyimpulkan suatu pilihan, hal itu sangat membantu dalam sebuah pilihan tersebut. Dan rasa kekhawatiran itu takkan pernah ada lagi jikalau berani memilih. Memilih bukan sesuatu hal yang menakutkan, yang menakutkan adalah ketika tidak bisa memilih dan mengambil suatu keputusan. Dalam hal ini sudah jelas mampu membedakan antara galau dan tidak galau. Dan ingatlah ketika merasakan hal itu, libatkanlah Allah dan gunakanlah suara hati yang paling dalam. Ketika semuanya telah dilakukan hendaklah bertawakkal. Karena sesungguhnya bertawakkal itu tersimpan ketenangan, kesabaran dan rasa syukur Terhadap Allah yang Maha Membolak-balikan hati tiap Hamba-Nya. Terkadang Allah tidak selalu Memberi apa yang diinginkan, namun Allah selalu Memberi apa yang dibutuhkan...










^___^



Kita boleh saja jadi diri sendiri, namun bukan berarti mesti melukai hati orang lain, dari sudut pandang dan pendapat yang lain. Jadilah matahari, yang memberikan seberkas cahaya terhadap bumi penuh tulus, ikhlas tanpa balas jasa dan tiada paksa. Ketika ada perbedaan, apakah perlu diperdebatkan? Sedangkan perselisihan itu tidak baik untuk ketentraman dan kedamaian. Apakah perlu kita berteriak bahwa kitalah yang paling benar dalam suatu pandangan? Sedangkan kita tahu bahwa benar itu datangnya dari Allah Ta’ala, bukannya dari Makhluk-Nya. Dan kita kembalikan pada niat… Terkadang tidak sesederhana itu, ketika kita mersa benar, kita berpikir, “Hal ini bukan masalah niat, akan tetapi masalah aturan.” Yang jadi pertanyaan, aturan yang mana. Aturan Allah-kah? Aturan Rasul-kah? Atau aturan kita sendiri (menyesuaikan kehendak hati yang datangnya dari hawa nafsu untuk memenangkan sebuah pendapat tersebut)? Jikalau memahami suatu kebijakan dan kebajikan, maka tutur bahasa yang baik adalah, “Masing-masing”... Namun ketika ada kesesatan dan kesalahan dalam cara pandang dan menafsirkan sesuatu (tidak sesuai dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits). Maka hendaklah wajib meluruskannya, namun bukan berarti menghalalkan segala cara. Karena islam hadir penuh cinta dan kasih sayang bagi semesta alam…







^___^
Rabu, 02 November 2011




Al-Qur'an itu tiada lain

Hanyalah Peringatan Semesta Alam

(Yaitu) bagi siapa di antara kamu

Yang mau menempuh Jalan yang Lurus

(QS.At-Takwiir:27-28)


Katakanlah...

Al-Qur'an itu adalah penawar

Bagi orang-orang yang beriman

(QS.Fushshilat:44)

Dan segala sesuatu yang telah mereka perbuat

Tercatat dalam Buku-buku Catatan

Dan segala (urusan)...

Yang kecil maupun yang besar adalah Tertulis

(QS.Al-Qamar:52-53)


Dia Menciptakan manusia

Mengajarkan pandai berbicara

Matahari dan bulan (Beredar) Menurut Perhitungan

Maka Nikmat Tuhan-mu yang manakah yang kamu dustakan?

(QS.Ar-Rahman:2-5 dan 13)


Dan Kami Jadikan tidurmu untuk istirahat

Dan Kami Jadikan malam sebagai pakaian

Dan Kami Jadikan siang untuk mencari penghidupan

Dan Kami bangun di atasmu tujuh buah (langit) yang kokoh

Dan Kami Jadikan pelita yang amat terang (matahari)

Dan Kami Turunkan dari awan air yang banyak tercurah

Supaya Kami Tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan

Dan kebun-kebun yang lebat?

(QS.An-Naba:9-16)


Apabila langit terbelah

Dan apabila lautan Dijadikan meluap

Dan apabila kuburan-kuburan Dibongkar

Maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui

Apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya

(QS.Al-Infithaar:1-5)


Apabila matahari Digulung

Dan apabila bintang-bintang Berjatuhan

Dan apabila gunung-gunung Dihancurkan

Dan apabila langit Dilenyapkan

Dan apabila neraka jahim Dinyalakan

Dan apabila surga Didekatkan

Maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui

Apa yang telah dikerjakannya

(QS.At-Takwiir:1-3 dan 11-14)


Tahukah kamu apa hari Pembalasan itu?

Sekali lagi, tahukah kamu apa hari Pembalasan itu?

(Yaitu) hari (ketika)...

Seseorang tidak berdaya sedikitpun untuk menolong orang lain

Dan segala Urusan pada hari itu dalam Kekuasaan Allah

(QS.Al-Infitaar:17-19)



Subhanalloh...


^___^






Ya Rabb...
Apa aku salah bila prinsip hdupku
Kulabuhkan kepada Muhammadiyah?!
Apakah aku salah bila hal itu kubawa hingga meninggal?!
Muhammadiyah, bukan tujuan tapi sarana meraih tujuan
Aku tahu hal ini bukan hal utama
Keutamaan ialah saling membina persatuan
Perbedaan dijadikan bagian dari kesatuan
Selama perbedaan itu tiada menyimpang
Dari tuntunan Allah dan Rasul-Nya

Insan terkadang egois
Mersa paling benar
Bahkan lebih mengetahui
Apa yang Diketahui Allah
Dan apa yang tidak diketahuinya
Memasuki area Urusan Allah

Ketika merasa makin benar
Semakin merasa paling beriman...
Semakin tak beradab
Semakin tiada bijak
Semakin tiada mampu
Menempatkan segala sesuatunya pada tempatnya

Sederhananya...
Banyak belum tentu benar
Sedikit belum tentu salah
Bisa jadi keduanya benar
Bisa jadi keduanya salah
Bisa jadi hanya satu yang benar
Dan hanya Allah-lah Maha Benar lagi Maha Sempurna
Dan hanya Allah-lah yang lebih Maha Mengetahui

Allah Ta'ala dapat Memahami dan Memaklumi
Sesungguhnya insan itu lemah
Allah Maha pengampun, Maha Penyayang lagi Maha Bijaksana

Engkau Pelindung, Pemimpin kami
Hanya Kepada-Mu tempat berharap dan berserah diri
Tiada daya upaya dan kekuatan
Kecuali dengan Pertolongan-Mu

Allah Maha Agung...
Kekuasaan-Mu meliputi langit dan bumi
Dan mengetahui semua yang terang, samar bahkan tersembunyi
Serta tiada yang mengetahui kecuali Allah
Perhitungan-Mu terhadap semua perbuatan lahir bathin
Dan hanya Engkau-lah mengadakan Hisab-Mu atas semua itu...



"Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatan itu. Maka Allah Mengampuni siapa yang Dikehendaki-Nya dan Menyiksa siapa yang Dikehendaki-Nya dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."
(QS. Al-Baqarah: 284)

"Sesungguhnya Allah membebaskan dari umatku kekeliruan dan lupa dan yang dipaksakan kepadanya."
(HR. Ibnu Majah)


"Ingatlah, bahwa sesungguhnya aku seorang manusia dan sering datang kepadaku orang-orang yang berselisih. Mungkin yang satu lebih pandai mengemukakan alasan daripada lawannya sehingga aku menenangkannya. Maka barangsiapa yang aku menangkan padahal hal itu berarti mengambil hak seorang muslim, maka itu semua dengan aku memberi padanya sepotong api neraka, terserah kepadanya untuk diterima atau ditinggalkan."
(HR. Bukhari dan Muslim)

"Sesungguhnya Allah memaafkan untukku apa-apa yang tergerak dalam hati, selama belum dikatakan atau dilakukan."
(HR. Bukhari dan Muslim)

"Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mu'min berperang maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali Kepada Perintah Allah; jika golongan itu telah kembali (Kepada Perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adilah. Sesungguhnya Allah Menyukai orang-orang yang berlaku adil. Sesungguhnya orang-orang mu'min adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah Kepada Allah supaya kamu mendapat Rahmat."
(QS. Al-Hujuraat: 9-10)


Subhanalloh...

^___^